Tuntutan Enam Tahun Penjara untuk Rizieq Shihab

Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah membacakan tuntutan kepada Rizieq Syihab dengan hukuman penjara selama enam tahun. Menurut JPU, Rizieq dituntut bersalah melanggar dakwaan kesatu primair yakni Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Pasal tersebut mengatur terkait penyebaran kabar bohong tes usap RS Ummi dan membuat keonaran. Selain RizieqLanjutkan membaca “Tuntutan Enam Tahun Penjara untuk Rizieq Shihab”

Rizieq Shihab Sulit Lepas Dari Jerat Hukum

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai Habib Rizieq menyiarkan berita bohong mengenai hasil swab test-nya di RS Ummi. Rizieq dianggap tidak mendukung upaya penanggulangan pemerintah dalam memerangi pandemi Covid-19. JPU Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (3/6/2021) mengajukan tuntutan enam tahun penjara atas kasus swab test di Rumah Sakit (RS) Ummi, Bogor. Anggota Komisi III DPRLanjutkan membaca “Rizieq Shihab Sulit Lepas Dari Jerat Hukum”

Mendukung Sanksi Pidana Terhadap Ormas Eks FPI, Elit FPI dan Rizieq Shihab

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menyatakan Rizieq Syihab bersama lima mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) tidak terbukti melakukan pelanggaran terkait Undang-Undang Organisasi Masyarakat (Ormas) seperti yang tertuang pada dakwaan kelima. Termasuk dakwaan kelima yang tidak terbukti sebagaimana pertimbangan hakim terhadap terdakwa lainnya, yakni Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al-Habsyi,Lanjutkan membaca “Mendukung Sanksi Pidana Terhadap Ormas Eks FPI, Elit FPI dan Rizieq Shihab”

Tangisan Rizieq Shihab Tidak Berguna di Persidangan

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menggelar sidang lanjutan kasus kerumunan massa yang terjadi di Petamburan, Jakarta Pusat dan Megamendung, Kabupaten Bogor dengan terdakwa Rizieq Shihab pada Kamis (20/5/2021) kemarin. Agenda sidang adalah pembacaan pleidoi atau nota pembelaan dari terdakwa maupun kuasa hukum atas tuntutan jaksa. Berikut rangkuman fakta selama persidangan. Rizieq terlihat menggunakan atribut benderaLanjutkan membaca “Tangisan Rizieq Shihab Tidak Berguna di Persidangan”

Mewaspadai Sejumlah Tokoh Partai Temui Rizieq Shihab

Menkopolhukam, Mahfud MD, menyatakan bahwa banyak orang senang dengan kebijakan pemerintah untuk membubarkan FPI. Menurut Mahfud MD, lebih dari 80 persen masyarakat Indonesia senang ketika FPI dibubarkan. Oleh karena itu, pembubaran FPI melalui surat keputusan bersama (SKB) enam menteri/kepala lembaga negara dianggap sebagai kebijakan yang tepat. Setelah keluar SKB, FPI resmi dibubarkan dan dilarang olehLanjutkan membaca “Mewaspadai Sejumlah Tokoh Partai Temui Rizieq Shihab”

Rizieq Shihab Akui Melanggar Aturan

Rizieq Shihab mengakui bahwa acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat pada 14 November 2020 telah menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan.Hal itu ia katakan saat diperiksa sebagai terdakwa di lanjutan sidang perkara Petamburan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5). Lebih lanjut Rizieq menjelaskan bahwa pihaknya telah diberiLanjutkan membaca “Rizieq Shihab Akui Melanggar Aturan”

Rizieq dan Munarman Pantas Dihukum

Firza Ahmad )* Rizieq Shihab dan Munarman yang sama-sama jadi pentolan FPI akhirnya bernasib serupa, harus bertanggungjawab atas perbuatannya di depan meja hijau. Saat Rizieq terbelit kasus kerumunan, Munarman terkena pasal terorisme. Penangkapan Munarman menunjukkan bahwa penegakan hukum di Indonesia dilakukan dengan seadil-adilnya. Saat Rizieq Shihab merana di penjara, publik sempat bertanya-tanya mengapa sobat karibnyaLanjutkan membaca “Rizieq dan Munarman Pantas Dihukum”

Hasil Survey SMRC Menyatakan Tidak Ada Kriminalisasi Ulama

Menkopolhukam, Mahfud MD, mengatakan bahwa kasus yang menjerat Rizieq Shihab dan Bahar Smith bukan kriminalisasi ulama. Menurutnya, keduanya harus menjalani proses hukum karena diduga melakukan tindak pidana yang telah diatur Undang-undang. “Mereka yang dihukum itu karena tindak pidana, bukan karena ulama. Masa melakukan kejahatan tidak dihukum?,” ujar Mahfud. Lebih lanjut, Mahfud mengatakan bahwa Rizieq ShihabLanjutkan membaca “Hasil Survey SMRC Menyatakan Tidak Ada Kriminalisasi Ulama”

Rizieq Shihab Berprilaku Buruk Selama Persidangan

Oleh : Zakaria )* Perilaku Rizieq Shihab sepertinya memang tidak bisa diubah, apalagi dirinya telah berani menunjuk-nunjuk jaksa penuntut umum (JPU) sembari menghardik karena telah memidanakan dirinya yang menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW.Perilaku buruk ini semakin menegaskan bahwa dirinya bukanlah tokoh agama yang pantas diikuti.Persidangan Rizieq Shihab terus bergulir. Seakan tepat jika eks pentolan FPILanjutkan membaca “Rizieq Shihab Berprilaku Buruk Selama Persidangan”

Pesantren Rizieq Shihab Masih Dipertanyakan

Kemenag Kabupaten Bogor mengatakan jika pesantren milik Rizieq Shihab, Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, belum terdaftar di Kementrian Agama Kabupaten Bogor. Diketahui, dalam kasus kerumunan Megamendung, Rizieq didakwa telah melanggar aturan kekarantinaan kesehatan dengan menghadiri acara di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor 13 November 2020 lalu. Hal ini disampaikan Sihabudin, Kasi PendidikanLanjutkan membaca “Pesantren Rizieq Shihab Masih Dipertanyakan”