Hoax Hambat Penanganan Covid-19

Oleh : Mustajab )*

Maraknya berita bohong atau hoax tentang Covid-19 yang beredar di media sosial, mengakibatkan masyarakat tidak percaya adanya Corona. Bahkan menolak memakai masker dan divaksin, sehingga hal tersebut dapat menghambat penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Lonjakan kasus Covid-19 memang belum teratasi sepenuhnya, wabah ini masih menjadi ujian bagi negara Indonesia, hal ini di perparah dengan banyaknya informasi yang tidak teruji kebenarannya beredar di media sosial (Medsos) yang justru menimbulkan keresahan, yang berpotensi menurunkan daya imunitas masyarakat. Penting kiranya memberi literasi dan edukasi kepada masyarakat untuk selalu menyaring berita-berita di medsos sehingga tidak merugikan.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate menyebutkan, saat ini dunia, khususnya Indonesia tidak hanya tengah dihadapi dengan situasi pandemi Covid-19, tapi tengah menghadapi tantangan infodemik yang saat ini makin marak. Infodemik mengarah pada informasi berlebih akan sebuah masalah, sehingga kemunculannya dapat mengganggu usaha pencarian solusi terhadap masalah tersebut.

Maraknya informasi hoax yang beredar di sosial media, berdampak banyak masyarakat yang pada akhirnya memilih abai terhadap protokol kesehatan, dan tidak mau di vaksin. Padahal kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti proses vaksinasi merupakan kunci untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19 ini.

Kemajuan teknologi memang pada akhirnya mempunyai dua mata pisau, yang jika tidak di maknai dengan banar justru bisa berdampak buruk, dampaknya adalah dengan semakin masifnya peredaran informasi hoax, menimbulkan keresahan pada masyarakat, bahaya lainnya dari kesesatan informasi ini adalah menimbulkan kesalahpahaman masyarakat luas dalam menerima informasi.

Pada akhirnya masyarakat harus paham terhadap teknologi dan informasi yang beredar di sosial media, jangan mudah terbawa arus informasi. Masyarakat harus melihat betapa besar pengorbanan yang telah di lakukan oleh tenaga kesehatan dan pemerintah, untuk menekan sebaran Covid-19. Oleh karena itu, kita jangan sampai karena termakan informasi yang tidak jelas asal usulnya, serta belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat diharapkan juga tidak langsung menyebar informasi yang tidak valid tanpa mengkonfirmasi kebenaran isi berita itu terlebih dahulu, terlebih saat ini pemerintah tengah berusaha keras mengatasi pandemi.

Untuk terhindar dari paparan informasi hoax, kita harus memperhatikan dari mana sumber informasi tersebut, jika berasal jika informasi tersebut berasal dari akun abal-abal jangan di hiraukan atau setidaknya cek informasi tersebut di platform media yang terpercaya baik itu media mainstream atau platform yang di sediakan oleh pemerintah diantaranya website Kominfo yang memiliki Cek Fakta.

)* Penulis adalah Pegiat Media Sosial tinggal di Bandung

Diterbitkan oleh rinitimur

Bebas Berekspresi Untuk Majukan Bangsa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: