Jelang Hut OPM, KKSB Kerap Memprovokasi dan Manuver Untuk Ciptakan Kegaduhan

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) terus memprovokasi pasukan gabungan TNI/Polri dengan berbagai strategi licik. Mereka menyerang dengan secara brutal dan gelap mata ditengah keramaian warga sipil. Upaya itu mereka lakukan untuk mendapat perhatian aparat keamanan untuk menyerang balik mereka dan kearah warga sipil. Ketika terdapat korban warga sipil, mereka menyebut bahwa pasukan TNI/Polri menyerang warga sipil.

Hal itu dituding Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md sebagai bentuk provokasi dan propanda jahat KKSB. Mahfud menilai pasukan kriminal bersenjata ini berusaha menciptakan kegaduhan menjelang peringatan Organisasi Papua Merdeka 1 Desember.

“Kita juga punya kalkulasi bahwa mereka melakukan provokasi menyongsong 1 Desember, dihari peringatan kelompok bersenjata separatis di Papua itu selalu terjadi keributan-keributan seperti ini. Tahun lalu juga kita lihat itu, sekarang akan terjadi seperti ini lagi,” ujar Mahfud.

Upaya itu, lanjut Mahfud, dilakukan agar dapat mendorong perhatian dunia, bahwa Papua ingin memisahkan diri dari Indonesia karena kekejaman Negara terhadap warga Papua. Dia juga menyinggung adanya pihak asing yang melakukan provokasi.

“Karena memang di sana ada kelompok yang ingin memisahkan diri, memisahkan Papua, ada kerja sama dari provokator warga negara asing maupun melakukan gerakan sendiri ke dalam dan itu kami hadapi, karena itu semua melanggar hukum,” tegas Mahfud.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III TNI, Kolonel Czi IGN Suriastawa, mengatakan, rangkaian kekerasan gerombolan bersenjata ini semakin brutal dan gelap mata. Tidak lagi memperhatikan siapa yang menjadi korban termasuk warga sipil.

Mereka menyerang aparat ditengah keramaian massa, dan berharap TNI/Polri membalas tembakan balik. Kemudian mereka mempublikasikan bahwa korban sipil akibat tembakan aparat. Mereka, kata dia, memerlukan bahan untuk memojokkan pemerintah Indonesia di forum internasional padahal ternyata merekalah pelakunya. Sudah beberapa kali kesempatan terbukti bahwa kelompok bersenjata dan pendukungnya selalu memutarbalikkan fakta kejadian.

“Semoga warga masyarakat dan dunia internasional bisa paham akan situasi ini dan tidak mudah percaya dengan fitnah dan berita bohong yang selalu dimainkan KKSB beserta kelompok pendukungnya di luar negeri,” kata Suriastawa. Tujuannya adalah agar masyarakat setempat tertekan dan terpaksa mendukung mereka serta mendapatkan perhatian dunia.

Diterbitkan oleh rinitimur

Bebas Berekspresi Untuk Majukan Bangsa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: